Monday, 25 February 2013

Knowledge Based Family

Mengambil  istilah Knowledge Based Party dari  Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang menjadi kokoh karena dilandasi pemahaman kadernya  yang utuh dan merata tentang konsep sebuah partai dakwah, maka sebuah keluarga hendaknya juga memiliki semangat yang sama yaitu membentuk Knowledge Based Family , yaitu keluarga yang Setiap anggotanya  memahami betul tentang tugas-tugasnya dan memposisikan ilmu pengetahuan sebagai bekal utama pengerjaannya . Orang tua yang merupakan   central of knowledge , dalam hal ini terutama Ayah harus mampu menjadi sumber utama atau penyedia informasi bagi anggota keluaga. Bukan sembarang informasi, melainkan pengetahuan yang memang dibutuhkan oleh  masing-masing anggota keluarga  untuk menyelesaikan tugas-tugasnya.

Membentuk Knowledge based Family, berarti membuat seluruh anggota memahami tujuan besar keluarga didasari oleh pengetahuan yang cukup, Kemudian berbekal pengetahuan tersebut bahu membahu mewujudkan tujuan besar tersebut. Knowledge pada keluarga  di posisikan sebagai bahan bakar, yang harus selalu diisi untuk menggerakkan mesin dalam melahirkan perubahan demi perubahan kearah yang lebih baik, Karenanya pencarian terhadap ilmu pengetahuan bagi sebuah keluarga tidak boleh berhenti karena akan menyebabkan kebuntuan-kebuntuan yang menyebabkan sulit bergesernya sebuah keluarga dari posisi yang sulit.

Membentuk Knowledge based Family, berarti dalam menyelesaikan masalah keluarga orang tua mengutamakan ilmu sebagai solusi, mencari pada sumbernya dan mendistribusikan secara merata kepada anggota keluarga. Pencarian pengetahuan berfokus pada apa yang dibutuhkan oleh masing2-masing anggota keluarga, sehingga mereka dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Sebagai contoh seorang istri membutuhkan ilmu tentang  bagaimana merawat anak, memasak dan mengatur keuangan. Sedangkan seseorang anak membutuhkan ilmu tentang bagaimana mengerjakan tugas-tugas sekolahnya.

Membentuk Knowledge based Family,  tidak selalu bersandar pada materi akan pemenuhan kebutuhan akan ilmu sebagaimana yang banyak jumpai disekitar kita yaitu orang tua  seolah olah mengambil jalan pintas, menyerahkan sepenuhnya pendidikan anak kepada sekolah-sekolah yang mahal, padahal belum tentu yang didapat dari sekolah tersebut sesuai dengan apa yang dicita-citakan bersama. Yang ideal adalah orang tua harus mampu secara langsung menjadi  knowledge source yang utama  bagi anak-anaknya, karena hanya orang tua yang mengerti  secara spesifik tentang kemampuan anaknya, pembebanan apa yang harus diberikan sesuai dengan pemahamnya dan  goal yang harus dicapai anak-anaknya.

Yang tak kalah pentingnya, Membentuk Knowledge Based Family berarti orang tua harus mampu menunjukan keteladanan kepada anak-anaknya akan penerapan ilmu pengetahuan, karena kekuatan ilmu terletak pada amalnya atau pada kemampuannya memecahkan masalah.

Sunday, 24 February 2013

Aku Belum Kaya

Pernyataan menjadi teramat penting dalam mengawali perjalanan menuju mimpi. " AKU BELUM KAYA" adalah pernyataan yang memperkuat status kami  bahwa kami sedang berproses. Blog ini untukku dan keluargaku. Kami sepakat bahwa kami harus kaya, karenanya kami harus terus belajar dan berbuat...